Whatsapp
Whatsapp
× Beranda Tentang Kami Tentang Tugas Dan Kewajiban Tentang PPLN Kuala Lumpur Lembar Informasi Pemilu 2019 Daftar Anggota PPLN Berita Dokumentasi Penyebaran Pemilih Cek DPT PPLN KL
Login
PPLN - PANWASLU Kuala Lumpur Sosialisai Pemilu di Kelantan
05 Oktober 2018 | 10:59

 

Panitia Pengawas Pemilu Luar Negeri (Panwaslu) bersama Panitia Penyelenggara Pemilu Luar Negeri (PPLN) wilayah kerja Kuala Lumpur melakukan sosialisasi pengawasan dan mekanisme Pemilu 2019 ke Negeri Bagian Kelantan, Malaysia, Sabtu (29/9).

Sasaran sosialisasi kali ini bukan hanya mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di Kelantan akan tetapi dari semua kalangan masyarakat seperti para dosen, profesor dan para profesional lainnya.

Sosialisasi ini dihadiri anggota Panwaslu Kuala Lumpur yakni Yaza Azzahara Ulyana, Doni Ropawandi, Rizki Isnaeni Nur dan dari sekretariat Panwaslu Dahlia Kusuma Dewi serta Dewi Anggaraini serta PPLN dihadiri oleh Yudhi Martha Nugraha.

Sosialisasi ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi pengawasan Pemilu di luar negeri dan juga mendorong masyarakat yang belum mendaftar utk mendaftarkan diri sebagai pemilih.

"Sosialisasi kali ini hampir sama dengan dua sosialisasi sebelum ini yakni membahas secara spesifik tentang potensi-potensi yang terjadi selama fase politik 2019 yang utamanya adalah masa kampanye karena tahap kampanye sudah dimulai pada hari Minggu (23/9)," ujar Ketua Panwaslu Kuala Lumpur, Yaza Azzahara Ulyana.

Sosialisasi yang dihadiri oleh WNI ini juga membahas tentang bagaimana cara mendaftarkan diri bagi yang belum masuk dalam DPT.

"Proses DPTLN diperpanjang hingga dua bulan mendatang. Dalam sosialisasi saya mengajak masyarakat Indonesia di Malaysia untuk mendaftarkan diri di website www.pplnkualalumpur.org atau whatsapp di www.wasap.my/601112203574 dan bagi yang bisa mendaftar bisa men-cek nama di website tersebut. Selain itu juga saya lebih menekankan agar masyarakat menjadikan Pemilu kali ini agar lebih berintegritas" ujar Yudhi Martha Nugraha.

Sementara Sekretariat Panwaslu Dahlia Kusuma Dewi menambahkan bahwa pentingnya peran masyarakat sebagai sahabat Panwaslu untuk saling berkolaborasi bersama Panwaslu dalam mengawasi demokrasi pada tahun politik ini.

"WNI merupakan tonggak utama dalam proses demokrasi. Maka peran WNI adalah sangat baik sebagai pencegah dan pengawas dalam semua tahap proses pemilu," ujarnya.

Salah satu masyarakat yang mengikuti sosialisasi, Profesor Arief Datoem mengharapkan bahwa PPLN dan Panwaslu dapat bekerja sama demi kepentingan rakyat.

"Saya berharap Panwaslu dan PPLN dapat berkerja atas kepentingan rakyat karena rakyatlah yang harus menang dan mendapat manfaat dari pemilu kali ini. Jangan sampai pemilu kali ini rakyat yang menjadi korban" katanya.

Dia menambahkan juga pada metode pos PPLN juga perlu memberikan perhatian lebih atas metode ini karena jangan sampai surat suara sampai ke alamat yang dituju serta tidak dikembalikan.